Senin, 16 Januari 2012

Ijinkan Aku Berdamai

Tuhan, aku meminta Mu agar aku bisa berhasil
tapi kau beri aku tanpa hasil.
Tuhan, aku meminta Mu agar aku bisa sehat
tapi aku malah merasa sesak.
Tuhan, aku meminta Mu agar aku diberi kekayaan
tapi Kau jadikan aku tak berdaya.
Tuhan, aku meminta Mu agar setiap hari aku mendapat kesenangan
tapi Kau memberi ku ketegangan.

Tuhan, kenapa Engkau begitu?

Setiap yang aku minta selalu tak sama dengan yang Kau berikan.
Setiap yang ku inginkan tak pernah Kau kabulkan.
Setiap yang ku harapkan tak jua menjadi keyataan.
Setiap yang ku buat tak kunjung menghasilkan.

Tuhan, kenapa Engkau diam?

Haruskan aku pun berpangku tangan dan diam.
Haruskan aku tidak berbuat apa-apa hingga kelam.
Haruskan aku meninggalkan setiap mimpi yang dalam.
Haruskan aku membiarkan harapan-harapan ku tenggelam.

Tuhan, aku memang kecewa dengan semua ini.
Namun, hanya Engkaulah yang empunya hidup ini.
Aku tak berhak secara penuh terhadap diri ini.
Nafasku, Engkau yang berikan dalam kehidupan ini.
Nadi ku berdeyut karena Kau yang memberi ijin.

Hidup ku adalah milik mu Tuhan
Suatu saat akan Engkau ambil secara perlahan.
Membiarkan aku terpejam dan melayang.

Tuhan, jika tugas ku kelak di bumi ini telah selesai
ijinkan aku untuk berdamai
berdamai dengan setiap perkara yang tak selesai.
menerima segala yang tak sempat tercapai
dan merelakan semuanya memuai
seakan segalanya telah usai.



note: kubuat saat semua mimpi ku terasa berhenti